Sabtu, 11 Agustus 2007

Ketua Panwasda pak Suhartono dicopot ...

Dalam suasana masih pemilihan Cagub DKI 2007, ketua Panwasda Suhartono dicopot jabatannya oleh Ketua DPRD DKI dg. alasan Panwasda harus Akademis atau Jaksa, Polisi dsb.nya.
Kok bisa ya tiba2 dicopot ? Padahal tugasnya baik, buat saya aneh
banget nih ... pasti ada sesuatu, mungkin ada pejabat yg. merasa tidak senang.

Perlu ditinjau dan dipertanyakan :
Siapa yg. bertanggung jawab atas pengangkatan sdr. Suhartono sbg. ketua Panwasda? (tdk. mungkin Suhartono mengangkat dirinya sendiri sbg. ketua Panwasda).

Logis sdr.Suhartonos menuntut keadilan dan kebenaran, dia punya harga diri merasa dipermainkan, dikecewakan dan dipermalukan. Suhartono adalah korban dari keteledoran para atasannya.

Kalau Suhartono dicopot lalu bagaimana dg. yg. mengangkatnya?
Apakah tidak dikenakan sangsi atas keteledorannya?
Atasan tidak bekerja secara akurat? Lalu mau jadi apa negara kita
kalau para pejabat masih belum bisa ahli dan akurat dalam menjalankan tugas?
System Birokrasi masih primitif ditambah pola pikir dan sikap
egoisme atasan atau pejabat, logis saja negara kita akan susah
maju kalau dipimpin para pejabat demikian.
Saat ini segala sesuatunya harus tranparant kata pak SBY , kita lihat
apakah para pejabat pemerintah akan berlaku transparant?
Bagaimana pendapat kamu?

Tidak ada komentar: